Sabtu, 20 Juni 2015

Kabar Kampus Mahasiswa


Goresan Pena Mahasiswa Muda

Ditulis oleh : Hariyadi
NIM : 022106472
Mahasiswa FISIP Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis
Universitas Terbuka, UPBJJ UT Banjarmasin


Banjarmasin, Kabar Kampus@ Jika selama ini Banjarmasin hanya dikenal dengan kota seribu Sungai, dimana potensi Sumber Daya Alamnya banyak terdapat Fauna dan Plora seperti Bekantan, kerbau Rawa, dan lainnya. kali ini ada yang berbeda dari biasanya. Ya, itulah yang dilakukan oleh dua Mahasiswa Muda Universitas Terbuka, UPBJJ UT Banjarmasin. Hariyadi (Kanan) dan Nurul Syahriana (kiri).

Kali ini mereka membawa kabar menakjubkan dunia kepenulisan khususnya cerpen-puisi. Tepat di hari ulang Tahun ke 18 Forum Lingkar Pena (FLP) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Panitia FLP Banjarbaru mengadakan lomba menulis cerpen-puisi, pada akhirnya kedua mahasiswa tersebut terpilih sebagai penulis “ buku Antologi cerpen-Puisi hari jadi hari FLP Ke 18” dari ratusan peserta lomba menulis cerpen-puisi tersebut yang terseleksi.

“Saya tidak menyangka bahwa cerpen saya itu terpilih”. Kata Nurul Syahriana, Mahasiswa di Prodi. Akuntansi Fakultas Ekonomi Angkatan 2014 itu.
Saat ditanya, dari mana asal mula bisa menulis cerpen, dia menjawab hanya belajar dari buku pejaran saat duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 “Saya sangat senang pelajaran bahasa Indonesia, apalagi ketika di minta oleh guru membuat cerpen saya langsung bergegas. Ucap gadis kelahiran Amuntai, 06 Juni 1996 itu.

Ya, itulah Nurul Syahriana Alumni SMKN 1 Amuntai 2014, meski ia tidak pernah belajar secara khusus tentang bagaimana menulis cerpen tetapi karyanya patuh di kasih jempol. Karena tidak banyak penulis berbakat seperti dia, bayangkan ini merupakan cerpen pertamanya dan langsung masuk 10 besar Kontributor terbaik.

Lain lauk, lain pula ikannya.
Itu peribahasa yang tepat digambarkan akan sosok Mahasiswa Muda Prod. Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Angkatan 2014. yang berperawakan sedang dan tegap, Kelahiran  Pamitai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada 11 Juni 1995
Dia merupakan 1 dari 5 Kontributor penulis Antologi cerpen-puisi kategori puisi.
Terima kasih saya sudah diberi kesempatan untuk berkarya di dunia kepenulisan” ungkap dengan penuh syukur ketika ditanya saat keberhasilanya terpilih di ajang bergengsi tersebut.

Disamping itu dia juga mempunyai segudang pengalaman pahit,
“Puisi saya kebanyakan ditolak oleh tim penulis, bahkan ketika awal saya menulis puisi, semua teman-teman saya mengejek-ngejek puisi saya”. Jelasnya lebih lanjut.
Perjuangnnya tidaklah mudah, saat dia bercita-cita ingin menjadi penulis puisi, berbagai kendala dihadapinya, disisi lain dia adalah sosok anak muda yang tak mau menyerah begitu saja, ia terus belajar, belajar dan belajar.
Berkat tekat, kegigihan dan perjuanganya itu pada akhir desember 2013 puisinya mulai terbit di Koran mata Banua, saat ini ada beberapa karyanya yang sudah dimuat diantaranya :

Antropologi Puisi di ASKS XI 2014, Sahabat Berpantun (FAM) 2014, Antologi Cerpen & Puisi “ Romantika Cinta” Bengkulu 2014, Antologi Cerpen dan Puisi “Cerminan Negeriku” Goresan Pena Publishing 2014, Antologi Puisi "Air Mata Kerinduan" Naifa_Publishing 2015. Serta yang akan terbit adalah karyanya bersama Nurul Syahriana di Antologi Cerpen-Puisi “ Surau Tanpa Imam, FLP Banjarbaru pada Juli 2015.


“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-31. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar