Bukan remaja, apalagi belia
Tua bersama usia
dipenuhi oleh ramainya jiwa
Cinta
Ah, kenapa harus selalu ada
Mengapa begitu sulit meleburkannya
Cinta
Yang kukira bak angin semataYang kukira hanya kabut saja
Mengapa begitu sulit melupakan
bayangnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar